Menjadi juara bukanlah hal yang mudah. Ada yang harus merasakan beribu kekalahan untuk menjadi seorang pemenang.

Seperti yang terjadi pada Keyla Azzahra Mefia, atau sering disapa Keyla. Putri dari Joko teguh Zulfikar Anama dan Denok Sri Utami ini sebelum menjadi pemenang pada lomba-lomba puisi juga pernah merasakan kekalahan, yakni saat lomba semasa Sekolah Dasar. Ya, sejak SD Keyla memang sudah menggeluti dunia puisi. Beberapa hari yang lalu ia juga menjadi Juara 1 dalam Lomba Cipta Puisi se-Jawa Tengah yang diadakan oleh LESAN (Lembaga Seni Anak Nasional). Sebelum memenangkan lomba itu, ia juga pernah menjadi Juara 1 Lomba Cipta Puisi se-MTs Salafiyah Kajen, dan Juara 2 untuk Lomba Baca Puisi.

Menurutnya, menulis merupakan salah satu bentuk pengungkapan isi hati. Saat di pesantren, saat ia merasa galau atau gabut , maka menulis menjadi pelampiasannya. Dengan begitu, beban yang ada di hati dapat tersalurkan secara positif.

Saat ditanya perihal idola dalam dunia kepenulisan, gadis extrovert ini mengatakan bahwa Chairil Anwar dan Pramodya Anata Toerlah yang ia idolakan. Menurutnya, bahasa yang dibangun oleh Chairil Anwar dan Pramoedya memiliki daya magnet yang luar biasa.

Ia memiliki pesan bagi teman-teman yang ingin bisa menulis puisi, “Jika punya bakat salurkanlah untuk berkarya. Jangan pernah mengeluh menunjukan bakatmu, walau banyak yang menghinanya, karena dengan bakat itu kamu yang akan bisa meraih harapan lewat bakat berkarya,” tuturnya saat diwawancarai tim At-Tatsqif.

(At-Tatsqif/Web)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *