Ketua Yayasan Salafiyah Kajen Drs Kyai Ulin Nuha, M Si merupakan seorang yang peduli dengan yayasan yang ia pimpin. Redaksi At-Tatsqif MTs Salafiyah kemarin juga sangat beruntung bisa berbincang walau hanya via WhatsApp, sebab melaksanakan dan taat terhadap peraturan pemerintah di tengah pandemi global wabah covid-19 ini.

Baik, ada beberapa poin yang kami bahas, dan akan kami beberkan di sini. Semoga hal ini dapat menjadi perhatian oleh seluruh keluarga besar Yayasan Salafiyah Kajen dan dapat dijadikan acuan lembaga lainnya demi Indonesia yang lebih baik.

  1. Bagaimana pelaksanaan pembelajaran di Salafiyah setelah adanya dampak wabah korona ini Pak?

Wabah Covid 19 ini memang dampaknya cukup besar bagi bangsa ini, termasuk dunia pendidikan pada semua level. Dan untuk sementara kami pengurus yayasan menyepakati bahwa pembelajaran berbasis online/daring diperpanjang sampai dengan 5 Juni 2020. Kami juga mengharapkan semua lembaga di bawah naungan Yayasan Salafiyah Kajen memfasilitasi anak-anak secara maksimal menggunakan pembelajaran online yang disarankan oleh pemerintah daerah tersebut.

  1. Bagaimana upaya yang dilakukan yayasan untuk menanggulangi penyebaran virus Covid-19 itu?

Upaya ya banyak. Pertama, dengan menyosialisasi semua santri tentang bahaya virus tersebut serta pengetahuan mengenai virus Corona itu lewat acara yang digelar per-lembaga masing-masing. Kedua, menghimbau untuk anak-anak tetap di rumah ketika sekolah diliburkan. Bukan libur sih, namun tepatnya diganti pembelajaran daring agar dapat diakses dengan mudah di rumah. Ketiga, semua pelaksanaan PPDB Salafiyah dialihkan via online seluruhnya, termasuk ujian masuknya. Ketiga, mengimbau kepada semua lembaga di Salafiyah memfasilitasi semua pendidik perihal pembelajaran daring atau lebih tepatnya memfasilitasi kuota internet agar pembelajaran dapat berjalan maksimal.

  1. Untuk pembelajaran yang efektif dan mudah diakses siswa Salafiyah kira-kira menggunakan apa pak?

Apa ya? WhatsApp bisa, dengan menggunakan grup kelas. Google classroom bisa. Kemudian, menggunakan website juga bisa. Dan untuk latihan menggunakan google form, tapi jangan sampai digunakan untuk ujian, soalnya anak-anak yang cerdasnya diatas rata-rata dapat masuk dulu dengan akun anonim untuk mencari kunci jawaban. Hehe.

  1. Berapa pentingkah website menurut Bapak?

Menurut saya sangat penting. Website Yayasan Salafiyah itu amat sangat penting juga. “Hari gini tidak ada website ketinggalan bro”. Media sosial itu bagi institusi pemerintah maupun swasta termasuk yayasan itu sangat dibutuhkan. Disamping website juga ada WhatsApp, Instagram, Facebook, dan lain-lain, itu semua harus di manfaatkan dengan maksimal. Sebab dengan media itu semua pesan akan sampai kepada publik, baik itu promosi, informasi, edukasi dan sebagainya. Harapan saya sebagai Ketua Umum Yayasan Salafiyah Kajen Pati, agar website yayasan selalu di update.

  1. Bagaimana tanggapan Bapak tentang anak-anak harus belajar di rumah ini, sebab mencegah penyebaran virus Covid-19?

Tanggapannya ya sedih dan prihatin ya. Diantaranya adalah anak-anak yang seharusnya mereka masuk sekolah dari pagi hingga siang, namun dengan terpaksa mereka harus belajar di rumah dengan sistem online (Daring). Dan inilah yang menurut saya efektif walaupun kurang maksimal. Sehingga pembelajaran daring umumnya yang diterapkan pada semua sekolah/madrasah. Agar tetap belajar, daring inilah solusi yang terbaik. Walaupun terkadang sudah mulai jenuh, dengan alasan mereka tidak ketemu guru dan teman-temannya.

  1. Terakhir, apa pesan Bapak kepada civitas akademika Yayasan Salafiyah Kajen ini?

Pesan saya, yaitu dengan adanya wabah ini kita terima dengan sabar dan tawakal, akan tetapi ikhtiar dhohir dan batin terus dilakukan dan banyak berdoa, agar virus Corona ini segera diangkat oleh Allah SWT, sehingga pembelajaran yang di kelas segera dilakukan kembali seperti semula.

Nah, itulah ulasan bincang singkat yang kami lakukan kemarin. Dan, redaksi ingin bisik-bisik nih, bahwa bincang kami kemarin diakhiri dengan disertakan nama lengkap pak ketum yayasan lho, tapi ini rahasia, jangan disebar ya! yaitu Al-Faqir Ulin Nuha Afif.
Semoga pesan-pesan dari Beliau Bapak Ketua Yayasan Salafiyah dapat kita laksanakan dengan baik.

(Reporter: Tim At-Tatsqif/MTs/SLF)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *